ASN Cimahi Tampilkan Aksi Tari Spektakuler di Hari Tari Sedunia

Cimahi, Kamis(30/04/2026)
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampil memukau dalam pagelaran tari tradisional yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia.

Kegiatan yang berlangsung di Taman depan Kantor Dinsos Kota Cimahi ini dimulai sejak pagi hingga jam kerja berakhir ini diikuti sekitar 30 dinas dan kecamatan se-Kota Cimahi.

Hal menariknya yang terpantau adalah, bukan hanya sanggar seni yang tampil, tetapi para ASN dari berbagai instansi ikut menunjukkan bakat dan kreativitas mereka lewat berbagai tarian tradisional hingga kolaborasi modern-tradisional.

Di sela-sela Kegiatan Hari Tari se-Dunia tersebut,Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Dani Bastiani,mengubgkapkan bahwa peringatan Hari Tari Sedunia menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk terus menjaga eksistensi budaya lokal di tengah modernisasi.

“Terima kasih sebelumnya, Kegiatan hari ini dari pagi sampai selesai jam kerja merupakan bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia. Pemerintah Kota Cimahi melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan daerah dan OPD,”ungkap Dani,Rabu (29/4/2026).

Aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampil memukau dalam pagelaran tari tradisional yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia tersebut.

Dani mengatakan,antusiasme peserta dari berbagai OPD sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap pelestarian budaya tidak hanya datang dari komunitas seni, tetapi juga dari kalangan birokrasi pemerintahan.

“Yang pertama, kegiatan ini menjadi bagian dari pelestarian dan pengembangan budaya. Kita memberikan ruang bagi budaya lokal untuk ditampilkan dalam lingkungan formal pemerintahan,” katanya.

Dani menegaskan juga, kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan kembali budaya tradisional kepada generasi muda dan masyarakat luas agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Tradisi harus tetap terpelihara dan dikenal oleh generasi penerus, sehingga mereka bisa menjadi agen pelestari budaya di tengah masyarakat,”tegasnya.

Pagelaran ini juga dinilai mampu memperkuat solidaritas antar lembaga pemerintahan. Lewat latihan dan penampilan bersama, ASN dari berbagai dinas dapat membangun kekompakan di luar rutinitas pekerjaan.

“Selanjutnya tentu menguatkan solidaritas dan kerja sama antar OPD. Hari ini luar biasa, semua sangat mendukung,”lanjut Dani.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, acara ini juga menjadi wadah ekspresi bagi para pegawai pemerintahan yang ternyata memiliki potensi seni cukup besar.
“Kegiatan ini menjadi wadah kreativitas pegawai. Ternyata mereka punya talenta luar biasa, memiliki seni dan gaya yang menarik,”imbuhnya.

 

 

Berbagai jenis tarian ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari tari tradisional khas Nusantara hingga perpaduan seni modern dan etnik. Penampilan peserta pun berhasil menyita perhatian pegawai dan masyarakat yang hadir.
“Kemudian hal ini tentu menguatkan solidaritas dan kerja sama antar OPD. Hari ini luar biasa, semua sangat mendukung,” tambah Dani.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, acara ini juga menjadi wadah ekspresi bagi para pegawai pemerintahan yang ternyata memiliki potensi seni cukup besar.
” Kegiatan yang dilaksanakan hari Ini menjadi wadah kreativitas pegawai. Ternyata mereka punya talenta luar biasa, memiliki seni dan gaya yang menarik,”tambahnya.

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, acara ini juga menjadi wadah ekspresi bagi para pegawai pemerintahan yang ternyata memiliki potensi seni cukup besar.

“Terakhir hal Ini juga menjadi wadah kreativitas pegawai. Ternyata mereka punya talenta luar biasa, memiliki seni dan gaya yang menarik,”tandas Dani Bastian.

Dani juga memastikan pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan efisiensi anggaran pemerintah.
“Meski di tengah efisiensi anggaran, kegiatan ini tetap berjalan. Ini non-budgeter, jadi jangan sampai semangat berkesenian patah,
Hampir semua dinas ikut tampil. Bahkan Dinas Kesehatan cukup banyak mengirimkan peserta, ada juga puskesmas. Dari pendidikan, guru-guru juga ikut tampil,”pungkasnya menutup pembicaraan.

 

Asep S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *