Barkah Setiawan Siap Benahi PSSI Cimahi, Targetkan Lolos Porprov Jabar

Cimahi, Kamis (05/03/2026)
Keberhasilan sepak bola Kota Cimahi menjadi tantangan tersendiri di tengah keterbatasan anggaran. Namun bagi Barkah Setiawan, kesulitan akan selalu ada jalan keluar apabila semua pihak yang berkepentingan turut mendukung, termasuk pemerintah.
Tantangan yang saat ini dihadapi PSSI Kota Cimahi adalah bagaimana agar sepak bola Cimahi dapat melaju menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Pasalnya, di tengah anggaran yang minim dan terbatas, PSSI Kota Cimahi tetap diharapkan mampu berkontribusi dalam ajang tersebut.
Langkah awal Barkah Setiawan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Askot PSSI Cimahi adalah segera membenahi organisasi PSSI. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Selain itu, ada amanah dari PSSI Jawa Barat untuk segera mengadakan pelatihan bagi para pelatih.
Barkah menegaskan, untuk memajukan sepak bola Kota Cimahi dirinya tidak akan terlalu bergantung pada APBD, melainkan mencari solusi dari sumber lain. Meski demikian, anggaran dari APBD olahraga yang ada tetap akan digunakan untuk operasional pergerakan PSSI Kota Cimahi.
Terkait rekrutmen pelatih, dirinya tidak akan mencari pelatih dari luar daerah, melainkan akan memfokuskan rekrutmen dari lingkungan Kota Cimahi.
“PSSI Kota Cimahi tidak akan mencari pelatih dari luar. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, di mana guru olahraga yang telah memiliki lisensi akan kami libatkan,” terang Barkah, Rabu (04/03/2026).

 

Saat ini Kota Cimahi memiliki 40 SSB (Sekolah Sepak Bola). Setiap SSB idealnya memiliki dua pelatih. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan sekitar 90 pelatih untuk dipersiapkan, yang tentu bukan hal mudah untuk diwujudkan.
Barkah optimistis terhadap kemajuan sepak bola Kota Cimahi menuju Porprov Jawa Barat. Terlebih, dirinya telah berhasil meloloskan tim sepak bola perempuan menuju Porprov dan saat ini masih berstatus sebagai manajer tim tersebut.
“Jadi, mau tidak mau, siap atau tidak siap, kita harus siap memajukan persepakbolaan Kota Cimahi,” ujar Barkah.
Di sisi lain, sarana dan prasarana menjadi faktor penting sebagai penunjang kemajuan sepak bola di Kota Cimahi. Ia berharap pemerintah dapat mengoptimalkan aset tanah yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk dijadikan lapangan sepak bola yang representatif.
Saat ini Cimahi memang memiliki beberapa lapangan seperti Lapang Poral di Leuwigajah, Stadion Sangkuriang, dan Lapangan Cibaligo. Namun menurutnya, tidak ada salahnya jika aset tanah yang belum optimal dimanfaatkan dapat dijadikan fasilitas olahraga tambahan.
“Kami yakin, jika pemerintah mendukung dengan penyediaan sarana dan prasarana sepak bola, yang menang nantinya bukan nama Barkah, tetapi Kota Cimahi,” pungkasnya.

 

Asep S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *